dulu kita sering denger kan istilah cebong/kadrun yang digunakan untuk menuding kelompok-kelompok tertentu atau sebagai alat justifikasi kepada pihak lain.
adanya istilah itu, atau "istilah/sebutan untuk case yang lain juga ya" tak berguna sama sekali, itu hanya menunjukkan bahwa lemahnya sikap dan pola berfikir kita dalam hal hal mendasar, manusia manusia ini semua hanya di kotak-kotakkan lalu bermusuhan, padahal, ujung ujungnya itu semua hanya digunakan sebagai alat untuk mencapai kekuasaan, hanya sebagai alat pertarungan dan kepentingan.
fersinand de saussure→claude levi strauss yg menyatakan, oposisi biner adalah sistem yang mengategorikan semua hal di dunia ini jadi dua kategori yg jelas. siang-malam, hitam-putih, langit-bumi, dll
struktur sosial itu dibangun dari spektrum yang beragam dan luas, bagaimana mungkin keluasan dan beragamnya spektrum ini hanya di klasifikasikan hanya dua pilihan, yaitu a dan b saja.
orang yg memiliki pola pikir biner susah mengakui adanya kenyataan sosial kita misal, orang paling jahat itu pernah melakukan kebaikan, begitu pula orang baik sekalipun tak terlepas dari kesalahan bahkan melakukan kejahatan.
"orang dengan pola pikir biner adalah sasaran empuk untuk dijadikan alat meraih kekuasaan"
ketika kebencian, atau fanatisme terhadap sesuatu seringkali membawa perilaku manusia untuk saklek pada pola fikir itu, percayalah itu cara termudah untuk sakit hati.

Komentar