Berlari dari keramaian berlabuh dalam kesunyian
Manusia berjalan saling silang mencari kehendaknya
Tak lebih baik layaknya embun pagi hari, disini seperti api
Jauh darimu seperti berjalan diatas bebatuan
Terjerembat jalan hidup yang tak bisa ditebak
Bertamu di belantara melebur harapan jadi adonan masa depan
Hampa…
Ingat kala siang pertama berbisik tegun “siap atas semua ini?”
Jalan hidup manusia tak seperti garis tangan
Perjalanan ini mungkin tak terencanakan
Atau memang sudah ada dalam takaran pemberian
Dimana arah cahaya bertabur disanalah tempat berbaur
Jejak kaki tak akan berhenti selagi nyawa masih bersemayam
Meskipun langkah semakin jauh
Siaplah peluh sesekali keluh jadilah pribadi utuh.
~Bagus Aji Nusantara
1 Agustus 2024
Komentar