Kementrian adalah representasi kehadiran sebuah negara terhadap hajat rakyat yang dimandatkan kepadanya. Saya sebagai rakyat ingin beropini eak, in my eye, kementrian tidak memiliki sebuah sistem transparansi terkait apapun proses birokrasi. Tidak aneh jika opini masyarakat yang bergulir dan kita semuanya juga mungkin banyak menduga tapi sedikit yang mengetahui fakta riil, kementrian pendidikan dan budaya seolah olah seperti tempat ajang bagi bagi uang, rapat kerja, rapat triwulan yang katanya untuk menunjang kesetaraan untuk rakyat indonesia, katanya untuk program peningkatan pendidikan di negara ini. Kembali pada fakta yang terjadi di beberapa wilayah negara ini, banyak pendidikan yang belum memiliki akses yang merata, begitu banyak anak anak yang tidak mengetahui pengetahuan mendasar yang selayaknya diketahui oleh anak anak strata sekolah dasar, seperti lancar membaca, lancar berhitung dan sebagainya.
Untuk itu saja mengandalkan program yang dirapatkan oleh para pemangkukebijakan, Eselon bisa dikata beserta pegawai pegawai kementrian sekian. dalam realisasinya, rupa rupanya itupun tidak menyentuh pada masyarakat akar rumput, setidaknya memberikan kesan yang menyentuh bagi masyarakat atas kebijakan dan langkah langkah yang katanya strategis untuk kenerlanjutan generasi ini. Yang ada justru malah menimbulkan kritik menohok dari berbagai pemerhati pendidikan, tak terlepas masyarakat awam yang jengkel dengan kata kata yang diumpankan pada rakyat dengan rencana perbaikan yang mendasar akan pendidikan kita. Sebelum itu, sebenernya saya pun tetap ingin ber-positif thingking pada lembaga negara yang memiliki otoritas untuk membawa nasib rakya dalam hal pendidikan ini dapat diperbaharui, agar lebih baik kedepannya.
Pertanggungjawaban perihal pendidikan ini selayaknya dimiliki oleh kita semuanya baik untuk perbaikan dari hal paling mudah, paling kecil pun, seperti tentang pendidikan pada keluarga kita, bagaimana memberikan pendidikan dalam etika sosial, etika ekologi, dan etika pada ideologi, bahkan pada hal hal lainnya. Marah pada pemerintah yang dirasa tidak menjalankan tugas yang tidak sebagaimana mestinya juga boleh, mengkritik apapun yang dirasa merugikan sangatlah lumrah, namun mari kita pribadi masing masing meupuk kesadaran untuk saling memiliki kepedulian akan pendidikan, percaya bukan kalau belajar itu gak hanya di sekolah!, lingkunganmu-lah sekolahmu sesungguhnya. Terimakasih, tabik ~Bagus Aji Nusantara
Komentar